Postingan

Menampilkan postingan dengan label belajar

Iman, Syukur dan Sabar

Gambar
https://twitter.com/maswaditya/status/927508247208067072 Iman itu perkara keyakinan, perkara diri dengan sang pencitpta. Iman kadang dibawah kadang diatas, kalau kata ustadz saya mirip sama roda, kalau kata dosen saya iman itu murip sama gelombang transversal yang berjalan. Karenanya kita selalu butuh waktu dan tempat untuk merenung, kembali meningkatkan Iman kita. Kalau menurut ceramah yang saya dengan Iman juga berkara sabar juga syukur. keimanan seseorang bisa diukur dari seberapa sabar dia menghadapi cobaan dan seberapa bersyukur saat didatangkan kenikmatan. coba tengok sedang dimana posisi imanmu? diataskah? ditengahkah? atau mungkin dia sedang ada dibawah? Jujur saja saat ini saya merasa iman saya sedang terjun, saya kehilangan rasa syukur dan kekurangan kesabaran. padahal perkara sabar harusnya tak ada batasannya, saya berharap saya memiliki rasa sabar seperti yang dimiliki oleh Ibrahim saat ia diperintahkan menyembelih putra kesayangannya Ismail. Pun saya berharap memi...

memulangkan RINDU

sudah berapa kali kamu pulang tanpa rencana? sudah berapa kali kamu pulang kampung sendiri terus ketemu sama orang baru? sudah berapa kali kamu.....? *silahkan isi sendiri sesuai dengan perjalanan kamu* jika kalian bertanya pada saya, sungguh saya tak tahu sebab seringkali perjalanan saya adalah tanpa rencana. seperti jum'at sore tanggal 12 desember yang lalu, saya baru merencanakan pulang dan benar-benar menghendaki pulang tiga jam sebelum berangkat ke terminal. sampai saat ini saya selalu punya semboyan "pulanglah selagi ada kesempatan pulanglah sebelum kamu pulang ke rumah Tuhan" saya selalu berusaha pulang ketika saya punya kesempatan dan ketika saya benar-benar ingin pulang. pulang dengan segudang rindu selalu punya kesan sendiri, selalu ada pulang yang ditinggal dan selalu ada semangat baru yang dibawa ke perantauan. setelah dua bulan menghabiskan waktu diperantauan dengan aktivitas yang menjenuhkan, akhirnya saya punya kesempatan pulang memulangkan rin...

berharap jadi NEKAT

Traveling adalah kepuasan batin saat bertemu dan mencicipi budaya baru, terpesona melihat tempat baru dan berkenalan dengan orang-orang baru. Pada akhirnya traveling akan membuat kamu menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya, bukan lebih boros. kalimat diatas saya petik dari sebuah website dengan alamat http://hipwee.com dengan tulisan berjudul enam saran finansial yang tidak perlu kamu dengarkan. tulisan ini mengulas tentang hal-hal yang kadang kala membuat kita menjadi boros akibat bujuk rayu atau saran dari teman. kembali kepernyataan yang saya petik, Traveling adalah kepusan batin. mungkin kalian akan satuju, namun seringkali dengan melakukan traveling kita malah bertindak ceroboh dengan melakukan pemborosan. itu juga hal yang membuat saya terus meragu untuk melakukan perjalanan baru ke tempat entah berantah yang belum pernah saya jumpai. saya selalu bermimpi, berkeinginan, bahkan berencana pula untuk melakukan sebuah perjalanan yang akan mengantarkan saya...