first time i'm at Bandung, i have dream about my father. it's not a beautiful dream, i know i was cry when i wake up from the slept. in the morning when i'm at ITB my sister send me a message. she asking me when i'm back to home. i told him i still any work at my campus till tomorrow (today) because my project (PKM) didn't finish and today is deadline. so i must upload that to simlitabnas. my father was sick, so i must go home today. i hope he will get well soon, yeah i hope you who read my note can be bless for him.
"Orang pandai dan beradab tak kan diam di kampung halaman Tinggalkan negrimu dan merantaulah ke negeri orang Pergilah dan kau kan dapatkan penganti dari kerabat dan teman" Syair ini selalu membuat saya galau, antara pulang dan merantau. antara tinggal dan menghabiskan waktu di kampung halaman dengan pergi ke kota atau negeri sebrang. yang jelas kemanapun saya pergi saya pasti akan "pulang". Pertengahan tahun lalu saya memutuskan untuk pulang (dalam arti sebenarnya) saya mengemasi barang barang saya dan membawanya ke rumah. menginggalkan rastusan kenangan yang pernah saya lalui selama dikota hujan. hingga akhir tahun lalu saya masih di rumah, saya menyebutnya sebagai liburan. dan menaganggap ini adalah sarana pengabdian sebelum saya merantau (lagi). Banyak hal yang saya pelajari selama (pengangguran) di rumah, saya mulai menyambangi kebun dan sawah (lagi). saya belajar menjadi petani seperti yang dilakukan oleh kedua orang tua saya. saya pun bertem...
Adalah suatu kesempatan ketika kita bertemu dengan orang-orang yang pernah ada di masa lalu. Mereka yang merupakan bagian dari kenangan dan kehidupan kita dimensi lain yang banyak memberikan pelajaran sehingga kita tak lagi melakukan kesalahan yang sama. Tentu saja tak banyak orang yang berkesempatan untuk menjumpai kawan lama mereka. Sebab ketika kita melangkah ke depan terlalu jauh, sering kali kita terlalu berat untuk menoleh kebelakang karena apa yang dihadapi didepan mata lebih menarik perhatian. Waktu adalah kunci bagaimana kita bisa kembali menjumpai mereka, waktu adalah dimensi yang searah. Ketika dia melaju kedepan maka dia tak akan pernah kembali lagi kebelakang. Sekalinya sebuah mangkuk jatuh ke lantai pada pukul tepat dua siang, maka pada pukul dua lebih satu menit hanya akan ada puing-puing beling yang berserakan dilantai. Sedangkan sang pemilik mangkuk hanya akan terdiam mendapati mangkuknya pecah tanpa bisa mengulangi satu menit yang lalu untuk mencegah peristi...
Komentar
Posting Komentar